Metrotvnews.com, Jakarta: Sidang kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, dengan terdakwa Antasari Azhar kembali dilanjutkan Kamis (12/11) hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Agenda sidang adalah mendengarkan keterangan saksi. Rencananya, dua saksi akan dihadirkan, yakni istri Antasari, Ida Laksmiwati dan ayah Rani Juliani, istri ketiga Nasrudin yang jadi salah satu saksi utama.
Sejauh ini belum ada informasi apakah hari ini jaksa penuntut umum akan menghadirkan penyidik Polri untuk mengkonfrontasi keterangan Williardi Wizard, mantan Kapolres Jakarta Selatan, saat menjadi saksi kasus Antasari, Senin lalu. Dalam kesaksian tersebut Williardi membuat pengakuan yang mengejutkan. Williardi mengungkap bahwa penyidikan kasus itu diskenariokan untuk menjebak Antasari sebagai otak pembunuhan.
"Demi Allah, saya bersumpah, sasaran kita hanya Antasari," kata Williardi menirukan pernyataan penyidik kepolisian saat memproses berita acara pemeriksaan miliknya. "Saya diperlihatkan BAP Sigid, dibacakan pada saya, kata penyidik kita samakan saja."
Williardi mencabut sejumlah poin kesaksiannya dalam berita acara pemeriksaan. Ia merasa kesaksiannya dalam BAP yang dibuat di hadapan sejumlah petinggi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya penuh kebohongan. Kontan kesaksian Williardi itu membuat suasana persidangan memanas. Dan, hakim terpaksa menskors sidang.
Kesaksian Williardi membuat jajaran Polri kebakaran jenggot. Kemarin, Mabes Polri membantah menekan Williardi Wizard. Menurut juru bicara Polri Irjen Polisi Nanan Soekarna, keterangan saksi dan sejumlah bukti menunjuk pada Williardi. Makanya, kata Nanan, tanpa perlu ditekan Williardi pasti menjadi tersangka. "Buat apa menekan," bantah Nanan. (DOR)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar